cPanel - Kembalikan Data Transfer Ke Nol Secara Manual
Halu, dah lama juga nda nulis di sini
Sebenarnya ada beberapa pengetahuan tambahan di dapat selama beberapa hari kemarin, tapi kebetulan baru sempat tuangkan menjadi tulisan saat ini. Ya, itung² sambil nunggu jam kerja habis
![]()
Intro
Artikel kali ini masih berkaitan dengan pekerjaan, jadi ya nda usah bingung kalo bahasannya tentang cPanel/WHM lagi
Sebuah kasus saya tangani beberapa hari lalu, dimana ada seorang klien memutuskan pindah dari penyedia layanan web hosting lama ke tempat saya bekerja. Karena menggunakan cPanel, pikir saya harusnya nda akan ada kendala berarti, tapi ternyata ya tetep ada.
Dimulai dari kebijakan penyedia layanan web hosting lama yang menonaktifkan fitur bekap, jadi relokasi hosting yang seharusnya mudah, terpaksa harus menempuh jalan setapak alias relokasi manual. Kelar dengan relokasi data secara manual, ternyata ada kabar bahwa file bekap sudah tersedia
Ya wis, saya tekan batin sambil melakukan restorasinya. Bukannya membaik, malah hasilnya nda karuan. File bekap yang diberikan nda memuat basis data situs yang sesuai. Hasil akhir jelas situsnya terpuruk karena nda mendapat asupan data yang sesuai. Terpaksa deh, restorasi basis data manual kembali dan kasus selesai…
Data Transfer Tak Terhingga
Besoknya si klien kembali hubungi saya via mesejer, Mas, kok website saya gak bisa diakses ya? Sembari bingung saya coba akses dan bukannya situs yang muncul melainkan tampilan tulisan hitam di atas putih bertajuk Bandwidth limit exceeded layaknya surat kontrak
Usut punya usut ternyata saat masih menggunakan jasa hosting lawas mendapat jatah data transfer tak terhingga, sedangkan di tempat saya bekerja ada limitasinya…
Prosedur VS Nurani
Secara prosedural, hal tersebut memang pantas terjadi karena memang data transfer yang terpakai sudah melebihi limitasi yang tertera di paket hosting. Tetapi lagi² nurani bicara lain, Lha wong dia barusan join kok, masa tetep kehitung limitasi yang lama, paling nda ya dari nol dulu lah, begitu kata hati saya berkoar. Berangkat dari situ, mulailah analisa kali ini dengan kasus, Bagaimana membuat data transfer yang tercatat menjadi nol untuk klien yang baru saja pindah hosting.
Modifikasi Catatan Data Transfer Terpakai
Semua data konfigurasi cPanel selalu tersimpan berupa file, petunjuk itulah yang saya jadikan modal. Berikutnya cukup menjelajah direktori² yang berkaitan dengan konfigurasi cPanel dan mengintip file² yang tercatat. Setelah cukup lama menjelajah, bertemulah saya dengan sebuah direktori yang memuat semua file klien hosting dengan judul bandwidth.cache. Di dalamnya memuat file dari masing² akun hosting berdasarkan username-nya, ini dia yang kucari
Jika Anda kebetulan juga sedang mengalami kasus serupa, ikutilah beberapa langkah sederhana di bawah ini untuk penanganannya.
- Kunjungi shell server Anda dan pastikan bertindak sebagai root.
- Berpindahlah ke direktori bandwidth.cache yang memuat kumpulan file username hosting.
root@jangkrik [/]# cd /var/cpanel/bandwidth.cache
- Ubahlah nama file username hosting yang data transfer terpakainya ingin dibuat ke nol.
root@jangkrik [/var/cpanel/bandwidth.cache]# mv username username-nya

Masukkan kode K1-22A4DD-B untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com
Outro
Kelar dengan analisa serta modifikasi, langkah berikutnya adalah memeriksa hasilnya. Kunjungi WHM via sembarang browser, lalu sambangilah akun cPanel hosting yang sebelumnya telah dimodif data transfer terpakainya. Perhatikanlah bagian Monthly Bandwidth Transfer, niscaya angka yang tertulis adalah 0 [nol] dan pesan Bandwidth limit exceeded pun sirna serta situs akun hosting tersebut dapat diakses kembali
seperti biasa, untuk meningkatkan kualitas artikel yang saya sajikan, Anda dapat menyampaikan opini mengenai artikel kali ini di bagian komentar pembaca. boleh berupa pertanyaan, kritik, masukkan, kekurangan, pujian sampai ejekan juga silakan
dengan begitu, semoga ke depannya saya bisa menyajikan artikel lain yang bermanfaat untuk semua. terima kasih…
Tambahkan komentar
Isikan formulir di bawah ini untuk menambahkan komentar








![Perbesar Teks [Zoom In]](http://dit.web.id/pic/menu/txtin.png)
![Perkecil Teks [Zoom Out]](http://dit.web.id/pic/menu/txtout.png)
Rabu, Juni 16, 2010 - 21:04:46
berarti hanya nimpa file dgn yg baru ya brader?
bedanya /var/cpanel/bandwidth.cache dengan /var/cpanel/bandwidth/ apa ya?
ga nemu bandwidth.cache soalnya
Rabu, Juni 16, 2010 - 23:05:52
@abimanyu :
tepat. cukup rename ato replace saja.
/var/cpanel/bandwidth = yang di sini isinya detil penggunaan data transfer.
/var/cpanel/bandwidth.cache = yang di sini isinya total penggunaan data transfer.
Kamis, Juni 17, 2010 - 10:45:54
Sip sangat berguna.., pinter tenan koe mas..,
btw ada pertanyaan ki, artikel diatas untuk user yg baru pindah hosting, kalo untuk user yg udah lama gimna? he3x….
maturnuwun,
Kamis, Juni 17, 2010 - 13:57:15
@argajogja :
trik di atas juga dapat diterapkan ke existing hosting account
Kamis, Juni 17, 2010 - 17:51:10
iya mas dit bisa minta di zerokan shared hostingku kalau kurang wkwkwkwkwkwkwkkw
Kamis, Juni 17, 2010 - 20:27:52
@anatoly batuaji :
waduh, bisa perang saudara tar di tempat kerja
Sabtu, Juni 19, 2010 - 17:02:22
wah.. bisa to mas.. , lagi tak woco ki jwabanmu…
tiwas bermumet-mumet ria… nuwun, langsung praktek..
Sabtu, Juni 19, 2010 - 17:41:25
@argajogja :
lha wong artikel ini kan terinspirasi dari kasus sampeyan
btw, trik di atas hanya dapat dilakukan oleh orang yang punya akses ke server via shell [setara root]. kalo klien hosting biasa nda akan bisa implementasikan trik tersebut
Minggu, Juni 20, 2010 - 11:16:03
Walah… ngono to mas… tiwas,,, tapi rapo2, sopo ngerti aku sok duwe server via shell [setara root] sendiri0781, he3x..
Senin, Juni 21, 2010 - 10:08:49
@argajogja :
someday lah bisa kepake kalo ketemu kasusnya