PTR & WorldIP - Kombinasi Untuk Mengetahui Hostname Server
Halu, piye kabare coi
Ketemu lagi di cuap² kali ini di kategori Trik. Bahasan kali ini merupakan salah satu riset yang sudah tertunda cukup lama, yaitu untuk mengetahui nama server [hostname] dari situs yang sedang dikunjungi. Simak paparan selengkapnya di bawah ini…
Intro
Masih sama, latar belakang kerjaan
Mengelola sekian banyak server di berbagai regional rupanya cukup membuat saya agak kesulitan untuk menghapal masing² nama server berdasarkan IP address-nya. Selama ini memang masih bisa diatasi dengan bantuan telnet di boks command prompt. Efektif sih, tapi kurang efisien.
Analisa
Setelah melalui serangkaian uji coba, sampailah saya ditahap akhir dengan hasil yang cukup memuaskan. Hanya dengan mengakses sebuah situs, maka nama server dapat diketahui beserta IP address-nya tanpa harus berpindah jendela aplikasi lagi. 2 buah kunci dasarnya adalah modifikasi DNS zone dan pengintegrasian addon atau plugins WorldIP di Mozilla Firefox. Selain untuk translasi nama domain menjadi IP address [dan sebaliknya], melalui DNS zone juga dapat mendefinisikan nama server dengan record PTR atau RDNS [Reverse DNS]. Setelah itu record PTR ini akan diperiksa oleh asupan WordIP dan hasil akhirnya adalah munculnya nama server dari situs yang sedang diakses saat ini.

Masukkan kode K1-22A4DD-B untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com
Integrasi Asupan WorldIP
Sebagai langkah awal saya pilih untuk mengintegrasikan asupan WorldIP terlebih dahulu ke browser kesayangan, yaitu Mozilla Firefox [portable version not dead]. Silakan klik tautan di bawah ini untuk memicu instalasinya. Boks instalasi akan muncul dan Anda cukup mengklik tombol [Install] untuk menerapkannya. Jangan lupa juga untuk mengulang sesi browser paska instalasi agar asupan WorldIP dapat segera berfungsi.
Intalasi WorldIP : Klik di sini untuk integrasikan WorldIP ke Mozilla Firefox
Pendefinisian PTR
Langkah kedua adalah mendefinisikan PTR dari IP address sebuah situs di DNS zone. Beberapa cara umum yang biasa digunakan adalah via editor DNS zone [WHM misalnya] atau pengeditan langsung via shell di file named-nya. Agar lebih memudahkan dalam pemahaman bahasan kali ini, saya ambil contoh untuk situs dit.web.id yang menggunakan IP address 180.235.148.41 dengan nama server inixio.hostingrakyat.com.
- Gunakan sembarang editor untuk modifikasi konten file named 148.235.180.in-addr.arpa yang memuat daftar PTR untuk range IP address 180.235.148.x. Tambahkan record PTR baru untuk IP address 180.235.148.41 dengan cara menulisakan bank terakhirnya , yaitu 41. Adapun contoh format penulisan PTR di DNS zone-nya adalah sebagai berikut.
41 14400 IN PTR inixio.hostingrakyat.com.
- Dengan cara serupa, ulangilah langkah tersebut untuk mendefinisikan PTR IP address lainnya.
- Jika dimungkinkan, reload-lah named agar semua perubahan yang dilakukan segera terbaca.
Dari pendefinisian tersebut maka semua situs yang menggunakan IP address 180.235.148.41 akan menampilkan inixio.hostingrakyat.com sebagai nama server-nya. Jika Anda sedang berada di shell, manfaatkanlah dig untuk memeriksa hasilnya.
root@jangkrik [~]# dig -x 180.235.148.41 ; <<>> DiG 9.3.6-P1-RedHat-9.3.6-4.P1.el5_4.2 <<>> -x 180.235.148.41 ;; global options: printcmd ;; Got answer: ;; ->>HEADER<<- opcode: QUERY, status: NOERROR, id: 11827 ;; flags: qr rd ra; QUERY: 1, ANSWER: 1, AUTHORITY: 0, ADDITIONAL: 0 ;; QUESTION SECTION: ;41.148.235.180.in-addr.arpa. IN PTR ;; ANSWER SECTION: 41.148.235.180.in-addr.arpa. 14400 IN PTR inixio.hostingrakyat.com. ;; Query time: 317 msec ;; SERVER: 180.235.148.148#53(180.235.148.148) ;; WHEN: Wed Aug 11 01:17:29 2010 ;; MSG SIZE rcvd: 83 root@jangkrik [~]#
Its Showtime…
PTR sudah didefinisikan, asupan pengendus PTR juga sudah diintegrasikan ke musang. Kini tiba saatnya untuk menuai hasilnya
Piculah Mozilla Firefox dan akseslah situs yang PTR-nya telah didefinisikan sebelumnya. Melanjutkan contoh kasus di atas, kali ini cobalah akses http://dit.web.id. Tidak berselang lama, situs akan ditampilkan dan IP address-nya muncul di pojok kanan-bawah statusbar.
Sejauh ini WorldIP sudah memainkan peranannya dengan baik, tapi mana PTR-nya? Pastinya pertanyaan itu yang bergaung dipikiran Anda. Masih dari area statusbar, kliklah IP address situs yang muncul dan tidak berselang lama nama server-pun akan ditampilkan
Untuk hasil serupa Anda juga dapat mencapainya dengan cara mengklik kanan area WorldIP di statusbar dan pilihlah opsi [Get Reverse DNS for x.x.x.x] di menu konteks.
seperti biasa, untuk meningkatkan kualitas artikel yang saya sajikan, Anda dapat menyampaikan opini mengenai artikel kali ini di bagian komentar pembaca. boleh berupa pertanyaan, kritik, masukkan, kekurangan, pujian sampai ejekan juga silakan
dengan begitu, semoga ke depannya saya bisa menyajikan artikel lain yang bermanfaat untuk semua. terima kasih…
Tambahkan komentar
Isikan formulir di bawah ini untuk menambahkan komentar

Ketemu lagi di cuap² kali ini di kategori Trik. Bahasan kali ini merupakan salah satu riset yang sudah tertunda cukup lama, yaitu untuk mengetahui nama server [hostname] dari situs yang sedang dikunjungi. Simak paparan selengkapnya di bawah ini…








![Perbesar Teks [Zoom In]](http://dit.web.id/pic/menu/txtin.png)
![Perkecil Teks [Zoom Out]](http://dit.web.id/pic/menu/txtout.png)
Sabtu, Agustus 14, 2010 - 02:35:13
bozz, salam kenal.
keren tutorial nya.. (walau blm semua th maksudnya aku..hehe)
eniwe pake linux redhat ya boz? lebih susah dari ubuntu kah??
saya pernah lama pakai ubuntu dan skrg lagi pake win 7 lagi.. (ori versi trotoar) wakakaka
makasih bozz..
salam
Sabtu, Agustus 14, 2010 - 02:48:22
@masrub :
halu…
salam kenal juga
yo artikel seadanya saja, he…
entaran juga ngerti kalo pas ketemu kasusnya
selama riset dan kerja pake centos,
kalo ubuntu malah jarang banget pake…
sama, saya juga win7 [tapi versi donlotan]
sip, kembali kasih. makasih dah mampir dan sempatkan komentar
Kamis, Agustus 19, 2010 - 13:02:55
Oalah.. dari tadi aku mikir-mikir, emang buwat apa sih?! Ternyata tutorial ini memang berguna untuk oknum-oknum yang punya/mengurusi banyak situs yang tersebar di server yang berbeda2. Daripada pusing urusan sama angka-angka IP address. Heheee… great tutorial, coy..
Walopun saat ini aku ndak terlalu butuh yang beginian, soale cuman punya 2 server.
Btw, itu tutorial menginstall dan setting named di-posting juga, dunk. Jadi bisa buwat referensi yang lain yang punya masalah sama soal BIND. Adios!
Kamis, Agustus 19, 2010 - 13:10:13
@daniy :
iya, butuh kenali nama server saja biar cepet
di luar sana dah banyak sih tutorial dns,
ya tar deh kalo sempet ta pasang juga di sini…
makasih dah mampir dan sempatkan komentar